Pages

Selasa, 06 November 2012

Perbandingan File Sistem Antara Windows, Linux, & MAC OS

Posted by Dodi Sopanji 3:30:00 AM, under | No comments



                          
Pengertian File System itu sendiri, merupakan struktur logika yang digunakan untuk megendalikan akses terhadap data yang ada pada disk. File system menyediakan mekanisme untuk penyimpanan data dan program yang dimiliki oleh system operasi. File system terdiri dari 2 bagian :

    Kumpulan file yang masing-masing menyimpan data-data yang berhubungan
    Struktur direktori yang mengorganisasi dan menyediakan informasi mengenai seluruh file dalam sistem.

Disina saya akan menjelaskan perbandingan antar LINUX, Windows, Mac OS.

1. File system LINUX

       Ext 2

Strategi update yang aman dapat meminimalisasi dari system crash. Mendukung pengecekan kekonsistensian otomatis saat booting.

Mendukung file immutable (file yang tidak dapat dimodifikasi) dan append-only (file yang isinya hanya dapat ditambahkan pada akhir file tersebut).

Ext 2 memiliki konsep block, inode, dan directory. Serta memiliki ruang kosong untukAccess Control Lists  (ACLs), fragment, undeletion, dan compression walaupun fungsi-fungsi tersebut belum diimplementasikan (terdapat melalui patch terpisah).

Ext2 memiliki banyak kemiripan dengan filesystem asli Unix.

File system ini juga di implementasikan di sistem operasi lain seperti: NetBSD, FreeBSD, GNU HURD, Windows 95/98/NT, OS/2, dan RISC OS.

Administrator sistem dapat memilih ukuran blok yang optimal (dari 1024 sampai 4096 bytes), tergantung dari panjang file rata-rata, saat membuat file sistem.

Ext 3

    Journaling

Dengan menggunakan journaling, maka waktu recovery pada shutdown yang mendadak tidak akan selama pada Ext 2

Integritas Data

Ext 3 menjamin adanya integritas data setelah terjadi kerusakan atau unclean shut down. Ext 3 memungkinkan kita memilih jenis dan tipe proteksi dari data.

  Kecepatan

Daripada menulis data lebih dari sekali, Ext 3 mempunyai throughput yang lebih besar daripada Ext 2 karena Ext 3 memaksimalkan pergerakan head  harddisk. Kita bisa memilih tiga jurnal mode untuk memaksimalkan kecepatan, tetapi integritas data tidak terjamin.

Mudah Dilakukan Migrasi

    Kita dapat melakukan migrasi atau konversi dari Ext 2 ke Ext 3 tanpa harus melakukan format ulang pada harddisk.

Ext 4

Ext 4 dirilis secara komplit dan stabil berawal dari kernel 2.6.28. Jadi, apabila distro yang secara default memiliki kernel tersebut atau di atasnya secara otomatis system sudah support Ext 4. Apabila masih menggunakan Ext 3, dapat dilakukan konversi ke ext 4 dengan beberapa langkah yang tidak terlalu rumit.

Keuntungan menggunakan Ext 4 ini adalah mempunyai pengalamatan 48-bit blok yang artinya   dia akan mempunyai 1 EiB = 1.048.576 TB ukuran maksimum file system dengan ukuran 16 TB untuk maksimum file sizenya, fast fsck, journal checksumming, defragmentation support.

Swap

Swap bukan bagian dari file system Linux, melainkan partisi yang dibuat pada hard disk dan digunakan sebagai virtual memory.

Swap digunakan apabila (memory fisik) yang ada pada komputer telah digunakan secara maksimun, maka swap akan digunakan untuk menampung memori tambahan.

Swap tidak boleh digunakan untuk data.

 untuk partisi swap dibuat 2x dari memory computer, jadi misalnya ram komputer 512 mb maka swapnya harus dibuat 1GB atau 1024mb.

   Reiser 

Reiser file sistem memiliki jurnal yang cepat. Ciri-cirinya mirip EXT3 file sistem.

Reiser file sistem dibuat berdasarkan balance tree yang cepat. Balance tree unggul dalam hal kinerja, dengan algoritma yang lebih rumit.

Reiser file sistem lebih efisien dalam pemenfaatan ruang disk. Jika kita menulis file 100 bytes, hanya ditempatkan dalam satu blok. Sementara file sistem lain menempatkannya dalam 100 blok.

Reiser file sistem tidak memiliki pengalokasian yang tetap untuk inode.

Resier file sistem dapat menghemat disk sampai dengan 6%.

2. File System Windows

FAT (File Allocation Table)

FAT File System merupakan sebuah File System yang menggunakan struktur tabel alokasi berkas sebagai cara dirinya beroperasi. Ada beberapa versi FAT yang ada hingga saat ini, di antaranya:

1.      FAT12
FAT12 merupakan sistem berkas yang menggunakan unit alokasi yang memiliki batas hingga 12-bit. File System ini hanya dapat menampung maksimum hanya 212 unit alokasi saja atau sebanyak 4096 buah.

2.      FAT16
FAT16 merupakan sistem berkas yang menggunakan unit alokasi yang memiliki batas hingga 16-bit. File System ini dapat menampung maksimum 216 unit alokasi atau sebanyak 65536.

3.      FAT32
FAT32 merupakan sistem berkas yang menggunakan unit alokasi yang memiliki batas hingga 32-bit. File System ini dapat menampung maksimum 232 unit alokasi atau sebanyak 4294967296.

4.      exFAT

exFAT singkatan dari Extended File Allocation Table atau sering disebut sebagai FAT64. exFAT merupakan sistem berkas proprietary yang cocok untuk digunakan oleh media-media penyimpanan berbasis memori flash. File System ini pertama kali dibuat oleh Microsoft untuk perangkat-perangkat benam di dalam Windows Embedded CE 6.0 dan Windows Vista Service Pack 1.

NTFS (New Technology File System)

NTFS merupakan File System yang memiliki sebuah desain sederhana namun memiliki kemampuan yang lebih baik dibandingkan FAT File System. NTFS pertama kali dikenalkan Microsoft pada Sistem Operasi Windows NT dan mendukung Sistem Operasi yang terbaru yaitu Windows 7. Sejak pertama kali dibuat hingga sekarang, NTFS telah mengalami perkembangan. Beberapa versi NTFS antara lain:

1.      NTFS versi 1.0

2.      NTFS versi 1.1

3.      NTFS versi 1.2

4.      NTFS versi 2.0

5.      NTFS versi 3.0

6.      NTFS versi 3.1

NTFS dapat mengatur kuota volume untuk setiap pengguna

Mendukung sistem berkas terenkripsi secara transparan dengan menggunakan beberapa jenis algoritma enkripsi yang umum digunakan.

Mendukung kompresi data yang transparan, meskipun tidak memiliki rasio yang besar, namun dapat digunakan untuk menghemat penggunaan ruangan harddisk.

Mendukung hard link serta symbolic link seperti halnya sistem berkas dalam sistem operasi keluarga UNIX, meskipun dalam NTFS implementasinya lebih sederhana.

Mendukung penamaan berkas dengan metode pengodean Unicode (16-bit UCS2) hingga 255 karakter.

Memiliki fitur untuk menampung lebih dari satu buah ruangan data dalam sebuah berkas.

3. File System Mac OS

1. HFS

HFS adalah singkatan dari Hierarchical File System. HFS adalah jenis sistem file yang dikembangkan oleh Apple Computer untuk digunakan pada komputer yang menggunakan sistem operasi Mac OS. Semula sistem file ini dirancang untuk digunakan pada floppy disk dan harddisk, tapi pada perkembangannya juga digunakan pada media read-only seperti CD-ROM.  HFS mulai diperkenalkan ke publik pada September 1985 sebagai sistem file untuk sistem operasi Mac OS System 2.0. Sistem file ini menggantikan MFS (Macintosh File System) sebuah sistem file flat yang digunakan pada sistem operasi versi sebelumnya.

Saat ini terdapat dua jenis sistem file HFS, yaitu:

HFS, merupakan sistem file pengganti MFS dan mulai digunakan pada sistem

Operasi Mac OS System 2.0.

Karakteristik dari sistem file ini adalah:

1. Mendukung model direktori berhirarki.

2. Ukuran file maksimum 4 GB.

3. Ukuran disk maksimum 4 GB.

4. Jumlah file maksimum 65.535.

2. HFS Plus atau HFS+,

HFS plus adalah sistem file pengganti HFS yang memiliki keterbatasan dalam ukuran file dan disk. HFS dirilis tanggal 19 Januari 1998 dan digunakan pada sistem operasi Mac OS 8.1. Selain itu sistem file ini juga digunakan pada harddisk iPod dari Apple. Karakteristik dari sistem file ini adalah:

1. Mendukung model direktori berhirarki.

2. Ukuran file maksimum 8 EB.

3. Ukuran disk maksimum 8 EB.

4. Jumlah file maksimum tidak terbatas.

0 komentar:

Poskan Komentar

Tags

Total Tayangan Laman

Advertise

Blog Archive